07/08/12

KECANTIKAN BUKANLAH SEGALANYA....









Mesir merupakan tempat menimba ilmu agama islam yang sangat tekenal, disana pula teknal akan kemegahan piramid sebagai salah satu ikon yang di agung kan pada zamannya. Kecantikan perempuan-perempuan mesir tak kalah mashurnya di kalangan dunia umumnya lebih khususnya kepada pemuda indonesia yang belajar ke negeri Fir’aun tersebut.

Pernikahan merupakan suatu ikatan suci yang selalu di damba-dambakan oleh semua orang, ketika cinta hanya mengagungkan sebuah paras kecantikan tak terdpat asmara antara kedua mempelai maka seperti bongkahan batu.

Di zaman yang modern ini, begitu banyak perempuan berparas cantik nan elok dan begitu sulit tuk mencari sesosok perempuan yang shalihah, yang benar- benar bisa dan ingin menjalani suatu hubungan kekeluargaan yang dimana di dalamnya terdapat kesepemahaman antara laki-laki dan wanita.

Novel Pudarnya Pesona Cleoptra merupakan salah satu karya penulis terkenal di indonesia yaitu Habiburrahman El Shirazi, dimana beliau memberikan sebuah pelajaran bagi kaum Adam.

Cinta bukan hanya melihat akan kecantikan seorang perempuan bukan pula hanya melihat akan banyaknya sebuah harta tetapi cinta merupakan sebuah asmara atau gejolak jiwa yang mengalir pada diri laki-laki kepada perempuan, terdapat sebuah saling pengertian antarsesama. Dimana akan terjadi komunikasi yang baik antara pasangan suami istri.

Dalam novel ini kita diberi gambaran mana kala kita harus benar-benar memilih pasangan hidup yang benar, karena pasanag hidup kita kan memeberikan efek jangka panjangnya nanti. Sebuah kisah yang mengharukan ketika sesosok laki-laki yang begitu mendambakan akan kecantikan perempuan mesir, ketika sebuah perjodohan yang telah di tetapkan oleh ibunda tercinta laksana siti nurbaya, mau takmau laki-laki tersebut mengikti apa yang di inginkan oleh ibunya.

Seiring bergulirnya waktu, tak terasa sudah enam bulan lamanya laki-laki tersebut telah berkeluarga tanpa adanya rasa cinta terhadap perempuan yang sudah di pinangnya yaitu Raihana.

Raihana merupakan sosok perempuan yang sempurna, ia memiliki paras yang cukup cantik, berpendidikan sarjana, penyabar, berjilbab serta hafal Al-Qur’an. Begitu kerasnya hidup ini, Raihana menjalani rumah tangga dengan sangat menderita, dibalik senyumannya terdapat perasaan yang begitu menusuk, menderita serta sakit yang amat mendalam ketika sang suami tak memberikan respon selam enam bulan tersebut hanya satu tindakan DIAM.

Di dalam novel ini pula terdapat kisah-kisah yang memilukan, tentang sebuah rumah tangga yang memberi kita gambaran, bahwa kecantikan bukanlah segalanya....


Tidak ada komentar:



blog design

Share this PostShare to FacebookShare to TwitterEmail ThisPin ThisShare on Google Plus